Persahabatan dapat membantu segala masalah yang ada,dan masalah yang ada dapat memperkuat hubungan persahabatan.
Pasien yang Hampir Mati
Category: Humor Umum
Seorang pria merasa tidak enak badan. Ia mengunjungi seorang dokter untuk pemeriksaan menyeluruh. Setelah pria tersebut menunggu agak lama, dokter itu keluar sambil membawa hasil pemeriksaan.
Dokter : “Maaf saya harus mengatakan hal yang sangat buruk kepada Bapak”
Pria : “Kenapa Dok ?”
Dokter : “Keadaan anda sedang sekarat. Hidup anda tinggal sebentar lagi…”
Pria : “Masih berapa lama lagi Dok ?”
Dokter : “Sepuluh.”
Pria : “Sepuluh apa Dok ? Sepuluh tahun, sepuluh bulan atau sepuluh minggu ?”
Dokter : “Sembilan….”
Pria : “Haaaaaaaaaaaa…….”
Dokter : “Delapan…. Tujuh .. Enam ..”
Mencocokan Jam yang Tepat
Category: Humor Umum
Selama bertahun-tahun setiap Senin pagi kira-kira pukul 11:30, seorang operator telepon di sebuah kota kecil di Sierra-Nevada mendapat telepon dari seorang laki-laki yang menanyakan waktu yang tepat.
Suatu hari si operator memberanikan diri untuk bertanya kepada pria tersebut, “Saya ini seorang mandor perusahaan penggergajian daerah,” jelasnya. “Setiap hari saya harus meniup peluit di siang hari oleh karena itu saya menelepon Anda untuk mendapatkan keterangan waktu yang tepat.”
Si operator terkekeh-kekeh, “Benar-benar lucu,” katanya. “Selama ini, kami mencocokkan jam kami sesuai bunyi peluit Anda.”
!@#$@%?>
Pegawai yang Suka Mencari Alasan
Category: Humor Umum
Dikantor PT Sukawijaya terdapat pegawai yang sering sekali terlambat masuk kekantor hingga membuat Si Boss merasa jengkel sekali.
Si Boss marah-marah pagi ini. Untuk kesekian kalinya seorang pegawai terlambat datang ke kantor. Lalu si Boss memanggil pegawai tersebut.
“Tiga hari yang lalu kamu datang terlambat. Alasan: Mobil mogok. Dua hari lalu juga telat dengan alasan ketinggalan bus. Kemarin lagi-lagi kamu telat datang. Kini alasan kamu jalanan macet. Sekarang juga telat. Apa alasan kamu sekarang, haaaaa?”
“Saya takut mobil saya mogok lagi, takut ketinggalan bus, takut jalanan macet. Akhirnya saya putuskan jalan kaki saja, eh ternyata saya berjalan melawan arah angin……” jawab si pegawai enteng.
cukup uang di rekening oleh karena itu aku tulis selembar cek. Boleh aku membelinya?”
Si pria mengernyitkan dahinya dan berkata, “Bolehlah kalau kamu berhasil mendapatkannya dengan harga 420.000 dolar. Jika mereka melepasnya dengan harga serendah itu, silahkan saja bayar rumah itu.”
Si wanita sangat gembira. “Baiklah sayang, terima kasih banyak! Aku akan segera menemuimu setibanya aku di rumah! Daaaa ….”
“Daaa…,” jawab si pria. Dia pun menutup teleponnya dan melihat laki- laki lain yang ada di ruang ganti dan berkata, “Apakah ada yang tahu milik siapa telepon ini?”

Recent Comments